Anggur Merah Bunuh Sel Kanker3 April 2008
Dalam riset yang dipublikasikan jurnal Advances in Experimental Medicine
and Biology edisi Maret diungkap bahwa antioksidan ini mampu membunuh
sel-sel kanker pankreas dengan cara menembus sumber energi utama sel
yang disebut mitokondria dan melemahkan fungsinya
Riset juga
mengungkapkan bahwa ketika sel-sel kanker pankreas ini ¨diserang¨ lewat
metode pemberian antioksidan, resveratol dan radiasi, kombinasi
tersebut menghasilkan sel-sel mati yang disebut apoptosis. Adanya
sel-sel kanker mati ini menurut peneliti mengindikasikan tercapainya
tujuan terapi kanker.
¨Riset ini berimplikasi banyak terhadap
pasien. Tantangannya kini adalah menemukan konsentrasai yang tepat dan
bagaimana antioksidan ini bekerja di dalam sel-sel. Kami telah
menemukan sebuah bagian penting dari persamaannya ,¨ ungkap Paul
Okunieff, M.D., direktur Radiasi Onkologi dari Pusat Kanker James P.
Wilmot di Universitas Rochester Medical Center.
Walaupun
konsumsi anggur merah selama kemoterapi atau pengobatan radiasi belum
diteliti lebih jauh, dua jenis upaya pengobatan ini tidak menimbulkan
kontraindikasi. Dengan kata lain, jika seorang pasien telah terlanjur
minum anggur merah dalam dosis sedang, kebanyakan dokter tidak akan
menyarankan untuk menghentikannya selama pengobatan.
¨Resveratrol
tampaknya memiliki manfaat terapeutik dengan membuat sel-sel tumor
menjadi lebih sensitif terhadap radiasi dan membuat jaringan yang
normal lebih sensitif,¨ tegas Okunieff. Atas saran dari
seorang ilmuwan muda dalam labnya, Okunieff mengawali penelitian dengan
menguji resveratrol sebagai perangsag tumor supaya menjadi lebih
sensitif. Ia kemudian menemukan kaitannya dengan mitokondria yang
secara kontinyu memberikan suplai energi kepada sel-sel. Secara
teoritis, dengan menghetikan aliran energi yang mengalir akan
menghentikan petumbuhan kanker.
Beberapa dokter ahli pernah
mengungkapkan kekhawatiran bahwa antioksidan justru akan memberi efek
perlindungan terhadap sel kanker tau sel-sel tumor. Tetapi riset ini
mengindikasikan bahwa resveratrol tidak hanyak akan membuat sel-sel
tumor ganas cenderung mati, tetapi juga melindungi sel-sel normal dari
kerusakan, pungkas Okunieff. AC
|