Bintang Baru untuk the Beatles13 Maret 2008
 Di tengah alunan musiknya yang legendaris, kelompok musik The Beatles akan mendapat bintang baru. Bintang dalam arti sebenarnya lho,
sebab, salah satu lagu dari kelompok musik legendaris tersebut yang
berjudul "Across the Universe" akan dipancarkan melanglang galaksi ke
arah bintang Polaris (North Star), bintang yang tampak di belahan Bumi
utara dan menjadi petunjuk arah utara. Lagu tersebut dipilih
karena memiliki benang merah nostalgia, baik bagi The Beatles maupun
untuk badan antariksa AS, NASA. Peluncuran ini menandai peringatan 40
tahun dirilisnya lagu tersebut sekaligus 45 tahun Deep Space Network
NASA, program yang telah membantu NASA mengendalikan dan berkomunikasi
dengan wahana-wahana penjelajah ruang angkasa. NASA telah
menyiapkan lagu tersebut dalam format MP3 berdurasi empat menit. Lagu
dalam format digital ini akan dikonversi ke dalam sinyal cahaya dan
akan dipancarkan melalui antena raksasa di Madrid, Spanyol, pada Senin
(4/1), pukul 00.00 GMT atau Selasa (5/1) dinihari WIB. Ide ini
datang pertama kali dari Martin Lewis, seorang pakar sejarah dari Los
Angeles, AS. Ia lalu meminta izin kepada Paul McCartney, Yoko Ono, dan
dua perusahaan yang memegang hak cipta lagu-lagu the Betales untuk
menggunakannya. Untunglah, salah satu perusahaan tersebut, Apple,
menyambut baik usulan tersebut. "Kirimkan salam cinta saya kepada
para alien," pesan Paul McCartney kepada NASA melalui Lewis. Namun, ia
mungkin harus bersabar agar pesannya sampai ke alamatnya. Meskipun
lagu tersebut dikirimkan dengan kecepatan cahaya, tetap membutuhkan
waktu 431 tahun untuk mencapai Bintang Polaris. Sebab, jarak bintang
tersebut dari Bumi mencapai 4 quadrilion kilometer atau empat triliun
triliun kilometer. Itu pun, kalau benar-benar ada alien dan memiliki
antena penerima dan perangkat untuk mendengarnya.(AP) WAH
|